Jawapan

2016-03-22T20:55:07+08:00
Senangi apa yang kamu kerjakan maka akan terasa menyenangkan. Begitu juga saat belajar di sekolah. Suasana yang hangat dalam belajar, guru yang bijaksana yang suka membimbing serta mata pelajaran yang benar-benar disukai seringkali membuat masing-masing siswa punya daftar pelajaran favoritnya.Matematika dan kawan-kawan yang dikenal dengan nama ilmu pasti seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi siswa. Selain karena mata pelajarannya yang sedikit memerlukan konsentrasi ekstra untuk dimengerti ada pula sejumlah rumus-rumus rumit yang mesti dipahami.

Kadang pula pelajaran yang lazim dianggap rumit ini diajarkan dengan cara kurang ramah oleh guru. Tak heran sebutan "guru killer" sering disematkan siswa pada guru-guru mata pelajaran matematika dan sejenis.

Berbeda dengan mata pelajaran seperti ilmu-ilmu sosial yang lebih pada hapalan serta diskusi yang sedikit lebih santai. Banyak murid yang menyenangi pelajaran ini meski ada juga yang tak suka pelajaran sejenis ini karena dianggap membosankan dan kurang memiliki tantangan. Jadi, masing-masing siswa memiliki pelajaran kesukaan masing-masing.

Lihatlah, meski matematika, fisika dan kimia dianggap menyeramkan tak sedikit juga siswa-siswa yang sukses di bidang ini bahkan meraih prestasi sampai di tingkat olimpiade nasional bahkan internasional. Bagi penggemar ilmu-ilmu pasti , kesukaran yang menjadi momok bagi sebagian orang ternyata menjadi tantangan yang terasa mengasyikkan.

"Saya suka matematika karena dari kecil suka berhitung," ujar Andi Gumala pasti ketika ditanya apa mata pelajaran favoritnya di sekolah. Bagi siswa SMA ini matematika tidaklah semengerikan yang dibayangkan siswa lain.

Dia menambahkan mungkin karena menyenangi pelajaran berhitung sejak kecil ia menjadi hobi dan cinta sama matematika. Andi mengaku seperti mengerjakan teka-teki ketika sedang menyelesaikan soal-soal matematika.

Nah, ketika sukses menyelesaikan soal-soal tersebut ia merasa menemukan kepuasan tersendiri yang tidak bisa diungkapkan. "Ada perasaan lega kalau bisa kerjakan soal," tambahnya lagi.

Karena suka dengan tulis menulis dan pelajaran mengarang, Uswatun Hasanah Putri memilih pelajaran bahasa indonesia sebagai mata pelajaran favorit. Bagi siswi berjilbab ini menulis membuatnya kreatif karena otaknya bisa berimajinasi menceritakan berbagai hal ke dalam tulisan dengan kata-kata yang indah.

Ia juga senang menulis pengalaman-pengalamannya yang dituangkan ke dalam buku diari. "Kalau sudah menulis bisa ngak ingat waktu. Soalnya asyik," katanya tertawa.

Lain pula dengan Aymul Prayuda yang bercita-cita mulia ingin menjadi dokter. Ia sangat suka dengan pelajaran bologi yang membahas tentang makhluk hidup beserta organ-organ tubuhnya serta cara reproduksinya.

Siswa berkacamata dan berbadan gempal ini kelak ingin bisa lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jurusan kedokteran sehingga minatnya tentang seluk beluk tubuh manusia dapat terwujud dan ilmu tersebut bisa diaplikasikan untuk menolong orang lain jika kelak ia berprofesi sebagai dokter.

Cerita soal mata pelajaran favorit dan "guru killer" sepertinya memang selalu ada setiap jaman. Bedanya jaman dulu biar pun "guru killer" dan kadang suka main tangan sama murid namun tetap saja guru tersebut dihormati dan tak ada rasa dendam di hati siswa walaupun dimarahi.

Kalau sekarang, wuih.. Jangan sampai guru main tangan! Alamat bisa berurusan dengan yang berwajib karena dilaporkan sama siswa atau orang tua siswa dengan tuduhan melakukan tindakan kekerasan.
1 5 1
  • Pengguna Brainly
2016-03-22T21:12:23+08:00
Pendahuluan :-         nyatakan subjek kegemaran kamu

Isi :nyatakan sebab kamu menyukai subjek itu – menarik dan tidak membosankan – selalu berasa ingin tahu – untuk mempelajari subjek itucikgu yang mengajar – tegas – mesra – sentiasa memberikan kata-kata semangat – memberikan banyak latikan dan kuiz – dapat memahami subjek tersebut dengan mudahsesuai dengan cita-cita – mahu mempelajarinya dengan bersungguh-sungguh – berjaya – berjaya – harapan ibu bapamanfaat yang diperoleh daripada subjek itu – dapat menjawab peperiksaan dengan mudah – amalkan dalam kehidupan – dapat mengajar rakan-rakan – lemah dalam subjek itu
Penutup :-         berharap agar dapat menyambung pengajian ke universiti dalam subjek yang sama – ingin menjadi pakar dalam subjek itu
1 5 1