Jawapan

2016-06-15T17:13:31+08:00

Ini Jawapan Diperakui

×
Jawapan diperakui mengandungi maklumat yang boleh dipercayai dan diharapkan yang dijamin dipilih dengan teliti oleh sepasukan pakar. Brainly mempunyai berjuta-juta jawapan berkualiti tinggi, semuanya disederhanakan dengan teliti oleh ahli komuniti kami yang paling dipercayai, tetapi jawapan diperakui adalah terbaik di kalangan terbaik.

Defisit secara harfiah berarti adalah kekurangan dalam kas keuangan. Defisit biasa terjadi ketika suatu organisasi (biasanya pemerintah) memiliki pengeluaran lebih banyak daripada penghasilan. Lawan dari defisit adalah surplus. Hal pertama yang harus dicatat adalah, munculnya kekurangan dalam pendanaan di banyak negara merupakan hal yang klasik. Pemerintah di banyak negara juga mengenal defisit anggaran, bahkan sebelum penemuan istilah anggaran umum. Dulu, negara meminjam dari pedagang dan rentenir saat dalam kondisi membutuhkan, khususnya untuk membiayai perang, seremoni dan festival kerajaan, dan menanggulangi bencana. Sunnah menunjukkan bahwa Nabi Saw. membutuhkan pendanaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Dia juga pernah beberapa kali meminjam kepada sejumlah Sahabat dan yang lainnya. Hal tersebut menunjukkan, pinjaman-pinjaman tersebut tidak dilakukan Rasulullah Saw. melainkan untuk kepentingan umat. Tidak sepeser pun dan sedikit pun dari pinjaman itu untuk kepentingan pribadinya. Tercatat, dia pernah meminjam sejumlah 40 ribu dirham, dan meminjam baju besi dari Shafwan meskipun dalam hadis “baju besi” ini terdapat periwayat yang dicurigai kredibilitasnya.

Perlu juga dipaparkan, terjadinya defisit anggaran diakibatkan oleh beberapa faktor penting: adakalanya ia terjadi karena anggaran yang memang kurang, dan adakalanya pula cara atau metode pembiayaan yang mengakibatkan defisit. Defisit berarti, pemerintah mengkonsumsi lebih dari jumlah pendapatannya yang kemudian biaya kekurangannya itu diambilkan dari pendapatan individu. Ini artinya, total permintaan terhadap barang dan jasa berlebih jika dibandingkan dengan total penawaran. Pengertian ini dengan asumsi bahwa masyarakat terhalangi dari perdagangan luar negeri yang menyebabkan seluruh konsumsi individu harus ditekan untuk memberi ruang bagi konsumsi pemerintah yang berlebih.

Jika defisit anggaran didanai melalui prosedur pinjaman publik dalam negeri, tekanan moneter dari total permintaan pemerintah terhadap harga tidak akan terjadi—setidaknya dalam teori—karena sarana pembayaran individu yang kelebihan berhasil di serap, dan dengan demikian inflasi mata uang tidak terjadi karena kebijakan tersebut. Adapun apabila defisit dibiayai oleh pinjaman Bank Sentral—penerbitan mata uang—maka tekanan inflasi harga mata uang mulai muncul sebagai akibat adanya alat pembayaran yang berlebih daripada penawaran yang ada. Adapun dalam sistem perekonomian yang terhubung dengan perdagangan internasional melalui ekspor dan impor, kelebihan konsumsi pemerintah dapat ditutupi oleh impor. Di sini, metode penanganan defisit juga berdampak besar terhadap konsekuensi yang muncul. Yaitu, apabila penanganan

2016-06-15T17:15:20+08:00
Kekurangan hasil pendapatan berbanding dengan pembelanjaan yang diperlukan

Maaf kalau salah