Jawapan

2016-08-03T00:48:29+08:00
Sistem ketatanegaraan Malaysia yang menganut sistem parlementer, namun masih melestarikan pola feodal berupa dominasi raja (kerajaan) dalam struktur negara. Kebaikan sistem pemerintahan dengan demokrasi parlementer adalah bahwa pola organisasi antara eksekutif dan legislatif yang selalu berhadapan dan berjalan berirama. Namun keberadaan kerajaan sebagai simbol negara masih dapat dipandang elemen struktural yang absolute dan otoritarian. Kedudukan dan peran Yang Dipertuan Agung di Malaysia masih mencerminkan kesetengah-hatian negara itu menjalankan system demokrasi subtansial –meskipun dalam praktek pemilihan raja menganut system “pergiliran kekuasaan” yang berasal dari 9 kerajaan.