Jawapan

2016-07-29T16:10:15+08:00

Ini Jawapan Diperakui

×
Jawapan diperakui mengandungi maklumat yang boleh dipercayai dan diharapkan yang dijamin dipilih dengan teliti oleh sepasukan pakar. Brainly mempunyai berjuta-juta jawapan berkualiti tinggi, semuanya disederhanakan dengan teliti oleh ahli komuniti kami yang paling dipercayai, tetapi jawapan diperakui adalah terbaik di kalangan terbaik.

Ada seorang ibu bernama Bu Lilis. Dia mempunyai dua anak kembar bernama Lina dan Lini. Mereka berdua sama cantiknya tetapi Lina selalu iri pada kakaknya karena banyak orang yang menyukai kakaknya itu.

"Lihat anak Bu Lilis yang sulung itu. Dia itu cantik dan baik hati. Dia sepertinya sangat sempurna," bisik seorang ibu di pasar kepada teman di sebelahya.

Lina semakin iri terhadap Lini. Sebenarnya mereka berdua itu sama-sama cantik, cuma Lini lebih sering tersenyum dan ramah terhadap orang lain sedangkan Lina selalu cemberut dan kasar.

"Kenapa, sih, kak Lini aja yang selalu dipuji orang?" gumam Lina dengan kesal.

Suatu hari, Bu Lilis membelikan bando yang cantik untuk Lini. Bando itu sebenarnya juga mau dibelikan untuk Lina tetapi Lina berambut pendek sehingga tidak cocok memakai bando itu.

"Ah, aku punya ide agar kak Lini dibenci orang," kata Lina dalam hati ketika dia sedang baring di atas kasur.

Besoknya, Lina menjalankan rencananya. Dia memberi tahu kepada semua orang rahasia terbesar kakaknya yaitu bahwa kakaknya jarang mandi karena takut air dingin. Semua orang pun merasa jijik.

"Jadi Lini itu malas mandi? Ternyata dia itu jorok. Di balik kecantikan dan kebaikannya dia ternyata malas mandi," bisik para ibu-ibu semua.

Lama kelamaan berita ini makin menyebar. Ketika Lini lewat semua orang memandangnya dengan tatapan jijik sehingga membuat Lini heran. Lina pun sangat senang melihat hal ini. Dia berpikir bahwa pasti sekarang semua orang akan memujinya. Tetapi perkiraannya salah.

"Lihat itu adik Lini. Kakaknya saja malas mandi pasti adiknya juga begitu," ejek ibu-ibu ketika Lina lewat di pasar.

Lina menyesal karena telah membongkar rahasia keluarganya. Dia berjanji tidak akan melakukan ini lagi dan tidak akan iri terhadap kakaknya, Lini lagi.