Jawapan

2016-09-02T21:20:40+08:00
Al_quran adalah salah satu kitab yang duturun oleh nabi muhammad saw
1 5 1
Jawapan Paling Bijak!
2016-09-02T21:22:32+08:00

Kata ‘hati’ dipakai untuk menterjemahkan kata af-‘ida (fu-‘ada), shudur, dan juga untuk kata nafs.


Namun kata-kata tersebut di dalam ayat lain juga diterjemahan dengan kata yang berbeda.

Hal tersebut bukanlah suatu kesalahan karena terjemahan 
(lebih tepatnya tafsir) tergantung dari kontek ayat yang dimaksud (baca “Apakah QOLBU itu ? Hati, Jantung atau Otak ?”)

pengertian Qolbu ada dua yakni, Qolbu jasmaniah (phisik) dan Qolbu Ruhaniah/Latifah (Psikis).

Tapi tentu saja kedua pengertian tersebut bukannya tidak ada hubungannya sama sekali, justru sangat erat kaitannya.

Seperti pengertian antara pikiran dan otak, keduanya berbeda namun sangat erat hubungannya.

Namun di dalam Al-Qur’an memang arti/makna Qolbu lebih pada pengertian Qolbu Latifah. (baca “Apakah QOLBU (HATI) itu ? Pikiran Bawah Sadar kah ?”

kita tidak akan mempermasalahkan terjemahan dari kata Qolbu ke dalam bahasa Indonesia, namun lebih pada memahami apa yang dimaksud dengan Qolbu di dalam Al-Qur’an.

Bagaimana Qolbu menurut Al-Qur’an
  أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الأرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا فَإِنَّهَا لا تَعْمَى الأبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

diterjemahkan sebagai berikut :

“maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati (qolbu) yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati (qolbu) yang di dalam dada (shudur/kesadaran).” Al-Qur’an Surat Al Hajj [22] ayat 46 

Dari ayat di atas kita dapat ketahui bahwa Qolbu memiliki ciri (potensi) untuk dapat memahami sesuatu. Ciri-ciri Qolbu yang lain yang disebutkan dalam Al-Qur’an antara lain adalah :

Qolbu dapat tertutup dan terkunci rapat (mati dan tidak berfungsi), terdapat dalam 

 

خَتَمَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَعَلَى سَمْعِهِمْ وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

yang diterjemahkan sebagai berikut :

“Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.” Surat Al Baqarah [2] ayat 7 :

Qolbu dapat menolak/membenci sesuatu, terdapat dalam

كَيْفَ وَإِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لَا يَرْقُبُوا فِيكُمْ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ يُرْضُونَكُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَىٰ قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ

 

yang diterjemahkan sebagai berikut :

Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian.

Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian).Surat At Taubah [9] ayat 8,

Qolbu dapat berpaling (dari kebenaran),, yang diterjemahkan sebagai berikut :

لَقَدْ تَابَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ مِنْ بَعْدِ مَا كَادَ يَزِيغُ قُلُوبُ فَرِيقٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّهُ بِهِمْ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Sesungguhnya Allah telah menerima tobat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang Anshor, yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima tobat mereka itu.Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka.”Surat At Taubah [9] ayat 117

Qolbu dapat ingkar (terhadap Allah SWT), 

إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۚ فَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ قُلُوبُهُمْ مُنْكِرَةٌ وَهُمْ مُسْتَكْبِرُونَ

 yang diterjemahkan sebagai berikut :

Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (ke-Esa-an Allah),sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.Surat An Nahl [16] ayat 22,

Qolbu dapat tunduk/ditundukkan,

وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَيُؤْمِنُوا بِهِ فَتُخْبِتَ لَهُ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَهَادِ الَّذِينَ آمَنُوا إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

 


2 5 2