Jawapan

2015-02-26T22:49:17+08:00

Ini Jawapan Diperakui

×
Jawapan diperakui mengandungi maklumat yang boleh dipercayai dan diharapkan yang dijamin dipilih dengan teliti oleh sepasukan pakar. Brainly mempunyai berjuta-juta jawapan berkualiti tinggi, semuanya disederhanakan dengan teliti oleh ahli komuniti kami yang paling dipercayai, tetapi jawapan diperakui adalah terbaik di kalangan terbaik.
Etelah membaca kalimat dari soal pertemuan 5 tersebut, jujur saya bingung..karena yang ada dipikiran saya pertama kali adalah siapakah saya sehingga mau mengorbankan diri (sampai bertekad mengubah diri) untuk orang banyak? Tapi sepertinya pikiran tersebut sedikit berlebihan.. Saya jadi berpikir, memulai dari keluarga..
 
Ketika saya belajar untuk tidak egois dalam keluarga. Saya anak paling kecil dirumah..Dulu semua apa yang saya mau, dituruti. Ayah saya tidak pernah melarang banyak dalam hal permintaan. Membuat saya mungkin terlena. 
Karena ketika saya meminta ini itu dengan memaksa, saya tidak mau tahu, apakah ayah saya sedang sibuk? Apakah ayah saya sudah lelah? Atau dia sedang banyak pikiran? Atau sedang banyak pengeluaran? Saya tetap tidak mau tahu.
Ibu juga terkena pengaruh dari hal ini, mungkin ada perdebatan dengan ayah ketika ayah menuruti semua kemauan saya. Atau ketika saya tidak mau makan sebelum permintaan saya beres. Membuat ibu jengkel.
   
Mungkin masih banyak hal yang bisa dijadikan daftar untuk saya berubah, dan sampai sekarang sebisa mungkin saya berubah, karena saya tidak ingin menjadi batu sandungan untuk orang lain, terutama keluarga. Saya mengubah diri saya, bukan karena saya mampu, dan menjadikan saya sombong, tapi semua karena anugrah Tuhan, yang membuat perlahan saya sangat bersyukur, terutama dari hal-hal kecil. Bukan bersyukur saat hal-hal besar terjadi, tapi senang dan susah, sudah sebaiknya disyukuri. 

Sehingga ketika saya melakukannya demi Tuhan, saya bisa melayani orang lain tanpa pamrih.